Pola Peresepan Obat Antihipertensi Pada Pasien Rawat Jalan Di Rumah Sakit Gunung Maria Tomohon
Keywords:
Hiprtensi, Pola Peresepan, Rumah SakitAbstract
Hipertensi merupakan gangguan pada sistem peredaran darah yang dapat menyebabkan kenaikan tekanan darah diatas normal yaitu 140/90 mmHg. Faktor risiko penyebab terjadinya hipertensi dibagi menjadi dua yaitu faktor yang dapat diubah seperti pola makan, kebiasaan olahraga, konsumsi garam, kopi, alkohol, stres, dan faktor yang dapat diubah seperti jenis kelamin, umur, dan genetik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola peresepan obat antihipertensi pada pasien rawat jalan di Rumah Sakit Gunung Maria Tomohon. Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimental dengan menggunakan metode deskriptif. Analisi data dilakukan dengan cara deskriptif terhadap pasien hipertensi di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit Gunung Maria Tomohon periode Oktober-Desember 2023. Hasil dari penelitian yang didapatkan pola peresepan obat antihipertensi yang paling banyak diberikan pada pasien hipertensi dengan komplikasi diabetes melitus, gagal ginjal, gagal jantung dan jantung koroner dengan terapi tunggal adalah golongan Angiotensin II Reseptor Blocker (60%) dan terapi dua kombinasi ARB+Calcium Channel Blocker (45%) serta tiga kombinasi Diuretik Loop+BB+ACEi 100%. Serta penggunaan obat yang diberikan pada pasien hipertensi dengan komplikasi sudah sesuai dengan pedoman JNC 8 dan ISH 2020.