Evaluasi Kepatuhan Pasien Hipertensi dalam Menggunakan Obat Antihipertensi (di Puskesmas Beo Kabupaten Talaud)
Keywords:
Kepatuhan Pasien, Hipertensi, Obat AntihipertensiAbstract
Prevalensi hipertensi di Indonesia sebesar 34,1% berdasarkan hasil pengukuran pada penduduk
usia >18 tahun dan Sulawsi Utara 32.742 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
kepatuhan pasien hipertensi dalam menggunakan obat antihipertensi di Puskesmas Beo. Pengambilan sampel ditentukan dengan purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien hipertensi yang berkunjung di Puskesmas Beo Kabupaten Talaud yang berjumlah 67 orang. Variabel dalam penelitian ini adalah kepatuhan pasien dalam minum antihipertensi di Puskesmas Beo. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional (non eksperimental) dengan memberikan kuesioner pada pasien. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan menunjukkan responden dengan jenis kelamin perempuan lebih banyak dengan jumlah 35 responden (52,23%). Responden dengan usia >60 lebih banyak dengan jumlah 40 responden (59,71%). Responden dengan tingkat Pendidikan SD menempati urutan pertama sebanyak 32 responden (47,76%). Responden dengan pekerjaan sebagai Ibu Rumah Tangga menempati urutan pertama sebanyak 26 responden (38,91%). Tingkat kepatuhan tinggi sebanyak 14 responden (20,89%), tingkat kepatuhan sedang sebanyak 18 responden (26,87%) dan tingkat kepatuhan rendah 35 responden (52,24 %). Sehingga dapat disimpulkan bahwa secara umum tingkat kepatuhan minum obat antihipertensi di Puskesmas Beo adalah rendah.