Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Kepatuhan Meminum Obat Pada Pasien Hipertensi Rawat Jalan di Rumah Sakit Sitti Maryam Kota Manado
Keywords:
Pengetahuan, Kepatuhan, HipertensiAbstract
Salah satu penyakit yang paling parah dan tidak menular, hipertensi termasuk komponen penting dari penyakit kardiovaskular aterosklerotik, gagal jantung, stroke, dan gagal ginjal. Berdasarkan laporan hasil Survey Indikator Kesehatan Nasional tahun 2016, prevalensi hipertensi meningkat menjadi 32,38 %, dengan 30% pada laki-laki dan 34,4 % pada perempuan. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan didalam meminum obat di Rumah Sakit Sitti Maryam Kota Manado. Purposive sampling digunakan untuk menentukan
responden. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien hipertensi Rumah Sakit Sitti Maryam tahun 2024 yang berjumlah 57 orang. Variabel independent yaitu pengetahuan pasien tentang hipertensi dan variabel dependent yaitu kepatuhan pasien minum obat hipertensi. Jenis dan rancangan penelitian yang digunakan berupa kuesioner, sedangkan teknik analisa datanya menggunakan uji statistik Chi-Square. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa 71,9% pengetahuan pasien dan kepatuhan meminum obat hipertensi baik dengan nilai derajat signifikansi uji Chi Square adalah p=0,002 atau P<0,05 dan berdasarkan hasil tersebut sehingga
kesimpulannya adalah adanya hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan meminum obat pada pasien hipertensi rawat jalan di Rumah Sakit Sitti Maryam Kota Manado.